Sandra Ball Rokeach

pe Teknologi Baru (dengan M. Sturken dan D. Thomas). artikel nya diterbitkan muncul dalam jurnal seperti Komunikasi Penelitian, Jurnalisme Quarterly, Komunikasi Massa dan Masyarakat, American Sociological Review, Opini Publik Quarterly, Journal of Communication, New Media dan Masyarakat, Masalah Sosial, dan The American Psychologist.
Ball-Rokeach adalah co-editor (dengan CR Berger) Penelitian Komunikasi dari tahun 1992 sampai 1997. Ia telah menjadi sarjana Fulbright di Universitas Ibrani dan Rockefeller Fellow di Pusat Studi Bellagio, dan merupakan rekan dari Society for Psychological Studi Masalah Sosial. Dia saat ini melayani di dewan penasihat dari The Southern California Pencegahan Cedera Research Center dan McCune Foundation, dan dia adalah Ketua masa lalu dari Divisi Komunikasi Massa dari Asosiasi Komunikasi Internasional. Ball-Rokeach juga melayani di dewan redaksi Jurnal Komunikasi, Ilmu Komunikasi, International Journal of Communication, Komunikasi Penelitian, dan Yearbook Komunikasi.
proyek penelitian saat ini meliputi Proyek Metamorfosis. Upaya penelitian yang sedang berlangsung ini dirancang untuk mengungkap evolusi masyarakat abad ke-21 melalui multi-level / multi-metode bidang analisis baru (yaitu, Internet) dan tradisional (yaitu, interpersonal, media massa dan media komunitas) komunikasi mengalir yang mempertahankan dan mentransformasikan kain sosial tempat dan dunia maya. Proyek ini kemajuan perspektif infrastruktur komunikasi pada masyarakat perkotaan dan antarmuka kehidupan sehari-hari dengan masyarakat global.
Dia telah diakui untuk mentoring nya mahasiswa, memenangkan 2013 Provost ini Bimbingan Award dan Mellon Mentoring Award 2011.
Sandra Ball mengemukakan teori Despendensi Efek Komunikasi Massa.
Teori ini dikembangkan oleh Sandra Ball-Rokeachdan Melvin L. DeFluer (1976), yang memfokuskan pada kondisi struktural suatu masyarakat yang mengatur kecenderungan terjadinya suatu efek media massa. Teori ini berangkat dari sifat masyarakat modern, diamana media massa diangap sebagai sistem informasi yang memiliki peran penting dalam proses memelihara, perubahan, dan konflik pada tataran masyarakat,kelompok, dan individu dalam aktivitas sosial. Secara ringkas kajian terhadap efek tersebut dapat dirumuskan dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Kognitif, menciptakan atau menghilangkan ambiguitas, pembentukan sikap, agenda-setting, perluasan sistem keyakinan masyarakat, penegasan/ penjelasan nilai-nilai.
2. Afektif, menciptakan ketakutan atau kecemasan, dan meningkatkan atau menurunkan dukungan moral.
3. Behavioral, mengaktifkan atau menggerakkan atau meredakan, pembentukan isu tertentu atau penyelesaiannya, menjangkau atau menyediakan strategi untuk suatu aktivitas serta menyebabkan perilaku dermawan.
Komentar
Posting Komentar